Dukungan Pembukaan Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) di UNISM pada Tahun 2020

Dukungan Pembukaan Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) di UNISM pada Tahun 2020

Rabu, 29 Januari 2020

Seiring dengan kegiatan Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Farmasi (Himafarma) Paracelcus ke-3 jurusan Farmasi UNISM mendapatkan dukungan untuk memulai aksi dalam menghadapi tantangan membuka Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) pada tahun 2020 yang akan datang. Hal ini dipaparkan oleh Bapak Noval, M.Farm., Apt, selaku Ketua Jurusan Farmasi, yang mengatakan bahwa “visi dan misi antara pengelola dan mahasiswa harus seirama dan berdampingan untuk tercapainya tujuan dan kemaslahatan bersama”.

Dukungan terhadap pendirian PSPA juga dibuktikan dengan aksi penandatanganan dari Ketua Jurusan Farmasi hingga seluruh pengelola dan mahasiswa di Jurusan Farmasi pada “Signature Wall”. Penandatangan juga melibatkan Bapak H. Ali Rakhman Hakim, M.Farm., Apt, selaku Dekan Fakultas Kesehatan yang menyatakan Jurusan Farmasi akan berjuang bersama dan didukung sepenuhnya oleh UNISM dalam meningkatkan pendidikan Farmasi di lingkungan Universitas Sari Mulia, dari yang hanya memiliki Program Studi Sarjana Farmasi jadi ditambahkan dengan Program Studi Profesi Apoteker (PSPA).

Pendirian PSPA memiliki dampak besar bagi mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan di Jurusan Farmasi karena tujuan mahasiswa tidak hanya sampai pada tahap meraih Sarjana Farmasi dengan nilai baik, tetapi dapat melanjutkan sampai tahap Profesi Apoteker dan lulus sebagai seorang Apoteker yang ahli dan terampil.

Jumlah Program Studi Sarjana Farmasi di Indonesia telah mencapai lebih dari 200 program studi namun hanya sekitar 30% yang memiliki PSPA. Tentu saja permasalahan ini menjadi tantangan bahkan hambatan tersendiri bagi mahasiswa UNISM untuk melanjutkan PSPA ke perguruan tinggi lain yang lebih memprioritaskan lulusan mereka sendiri. Oleh sebab itu, harapannya jika Jurusan Farmasi UNISM memiliki PSPA sendiri maka mahasiswa tidak harus keluar untuk mencari dan berkompetisi dengan banyak pesaing dari seluruh pelosok Indonesia ke Perguruan Tinggi yang telah memiliki PSPA lebih dulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *